Wednesday, 19 December 2012


 Round Dancing Sang Penari Ulung.


Untuk mengisi sarang lebah dengan madu, lebah harus mengumpulkan nektar ( cairan manis yang terdapat pada bunga ) dimana sumber nektar itu biasanya terdapat jauh dari tempat silebah membuat sarang. Disinilah kita akan menemukan keajaiban yang luar biasa yang dilakukan oleh lebah pekerja untuk menemukan sumber nektar dan bagaimana cara silebah itu memberitahukan kepada lebah pekerja lainnya tentang sumber nektar yang ia temukan tersebut. Ada 2 macam cara yang dilakukan oleh lebah untuk berkomunikasi dengan lebah lainnya, yaitu :

1. Komunikasi Dengan Feromon
Cara komunikasi yang banyak dilakukan oleh lebah adalah dengan menggunakan feromon, meskipun lebah dapat menggunakan beberapa jenis signal untuk menyampaikan informasi. Feromon adalah senyawa kimia yang dihasilkan oleh lebah ratu dari kelenjar hipofarink yang membawa informasi tentang kegiatan yang baru dilakukan oleh annggota koloni sesuai dengan keadaan yang sedang ataupun akan dihadapi. Dalam bebrapa hal feromon mirip dengan hormon. Hormon bekerja internal dan efek yang ditimbulkan berlangsung dalam tubuh individu penghasil. Adapun feromon dihasilkan secara internal, tetapi bekerja eksternal untuk memginduksi reaksi-reaksi yang mengubah tingkah laku individu lain dalam spesies yang sama.

Penyebaran feromon dalam satu koloni dapat berlangsung melalui kontak tubuh, makanan, atau melalui udara dalam sarang. Perpindahan feromon dari lebah ratu kepada lebah pekerja berlangsung ketika lebah pekerja mengibaskan antenanya ketubuh ratu. Selanjutnya feromon tersebut pindah ke tubuh lebah pekerja lapangan ketika memindahkan muatannya kepada lebah pekerja sarang. Di dalam sarang feromon berfungsi sebagai pengatur aktivitas lebah-lebah pekerja. Di luar sarang feromon sebagai daya tarik seksual untuk merangsang lebah-lebah jantan untuk mendekati dan mengawini ratu perawan, atau sebagai kompas penuntun koloni bila sedang bermigrasi.

2. Berkomunikasi dengan Tarian ( Dancing )
Ketika seekor lebah pekerja menemukan sumber nektar, maka lebah pekerja pemandu ( scout ) akan kembali kesarang dan memberitahu teman-temannya tentang lokasi dimana ia menemukan sumber nektar tersebut. Pertama ia akan membiarkan lebah pekerja lain untuk mencicipi sedikit nektar yang ia kumpulkan dari bunga untuk memberitahu mereka tentang kualitas nektar tersebut. Lalu ia melakukan tugas utamanya, yakni menjelaskan arah menuju sumber pakan/nektar. Ia melakukan ini dengan cara yang sangat unik dan ajaib, yaitu dengan cara melakukan tari keliling ( round dance ) di atas sisiran sarang sambil menyebarkan bau temuannya sesaat setelah kembali kesarang. Lebah pemandu mulai menari di tengah-tengah sarang dengan menggoyangkan badannya. Sulit dipercaya, tapi gerakan dalam tarian ini memberikan lebah lainnya informasi tentang lokasi sumber bunga. Misalnya, bila tarian berupa garis lurus ke arah bagian atas sarang, maka sumber makanan tepat mengarah ke arah matahari. Jika bunga berada pada arah sebaliknya, lebah akan membuat garis kearah tersebut. Jika lebah menari kearah kanan, maka ini menunjukan bahwa sumber bunga berada tepat sembilan puluh derajat ke arah kanan. Lebah pemandu menjelaskan arah tersebut berdasarkan posisi matahari, sedangkan posisi matahari terus berubah. Setiap empat menit matahari bergeser satu derajat ke barat, faktor yang mungkin di abaikan lebah dalam penentuan arah ini. tapi pengamatan menunjukan bahwa lebah juga memperhitungkan pergerakan matahari. Ketika lebah pemandu memberitahukan arah lokasi bunga, dalam setiap empat menit, sudut yang mereka beritahukan juga bertambah satu derajat ke barat. Berkat perhitungan yang luar biasa ini lebah tidak pernah tersesat. Lebah pemandu tak hanya menunjukan arah sumber bunga, tetapi juga jarak ke tempat tersebut. Lama waktu tarian dan jumlah getaran memberi petunjuk kepada lebah lain tentang jarak ini secara akurat. Mereka membawa perbekalan sari-sari makanan yang cukup untuk menempuh jarak ini, dan kemudian mamulai perjalaanannya. Sungguh dari yang demikin itu tampak sangat jelas tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Karena tidak ada satu manusia pun yang dapat memperhitungkan sedetil-detilnya seperti yang di lakukan oleh lebah madu. (Berbagai Sumber)

Lebah Madu Sang Arsitek Alam Nomor Satu Di Dunia



Lebah Madu Sang Arsitek Alam Nomor Satu Di Dunia


Lebah madu hidup sebagai koloni dalam sarang yang mereka bangun dengan sangat teliti. Dalam tiap sarang terdapat ribuan kantung berbentuk heksagonal atau segi enam yang di buat untuk menyimpan madu. Yang manjadi pertanyaan kita sekarang, mengapa lebah-lebah itu membuat bentuk sarangnya berbentuk heksagonal?

Para ahli matematika mencari jawaban atas pertanyaan ini, dan setelah melakukan perhitungan yang panjang dihasilkan jawaban yang sangat menarik. Cara terbaik membangun gudang simpanan dengan kapasitas terbesar dan menggunakan bahan bangunan sedikit mungkin adalah dengan membuat dinding berbentuk heksagonal. Mari kita bandingkan dengan bentuk yang lain. Andaikan lebah membangun kantung-kantung penyimpan tersebut dalam bentuk tabung, atau seperti prisma segitiga, maka akan terbentuk celah kosong diantara kantung satu dengan lainnya, dan lebih sedikit madu yang tersimpan. Kantung madu berbentuk segitiga atau persegi bisa saja dibuat tanpa meninggalkan celah kosong. Tapi di sini, ahli matematika menyadari satu hal terpenting. Dari semua bentuk geometris tersebut yang memiliki keliling paling kecil adalah heksagonal. Karena alasan inilah, walaupun bentuktersebut menutupi luasan areal yang sama, material yang diperlukan untuk membangun bentuk heksagonal lebih sedikit dibandingkan dengan persegi atau segitiga. Singkatnya, suatu kantung heksagonal adalah bentuk terbaik untuk memperoleh kapasitas simpan terbesar, dengan bahan baku lilin dalam jumlah paling sedikit.

Hal lain yang menggagumkan tentang lebah madu ini adalah kerjasama diantara mereka dalam membangun kantung-kantung madu ini. Bila kita mengamati sarang lebah yang telah jadi, kita berpikir bahwa rumah tersebut terbangun sebagai blok tunggal. Padahal sebenarnya, lebah mulai membangun rumahnya dari titik yang berbeda-beda. Ratusan lebah menyusun rumahnya dari tiga atau empat titik awal yang berbeda. Mereka melanjutkan penyusunan bangunan tersebut sampai bertemu ditengah-tengah. Tidak ada kesalahan sedikitpun pada tempat mereka bertemu. Lebah juga menghitung besar sudut antara rongga satu dengan lainnya pada saat membangun rumahnya. Suatu rongga dengan rongga dibelakangnya selalu dibangun dengan kemiringan tiga belas derajat dari bidang datar. Dengan begitu, kedua sisi rongga berada pada posisi miring ke atas. Kemiringan ini mencegah madu agar tidak mengalir keluar dan tumpah. ( Harun Yahya)

Madu Bisa Tangkal Amputasi Pada Penderita Diabetes



TIPS SEHAT DARI MADU PRAMUKA: Madu BisaTangkal Amputasi pada Penderita Diabetes

Mengoleskan madu pada bagian kaki yang luka merupakan alternatif menghindari terjadinya amputasi pada penderita diabetes. Hal tersebut dibuktikan oleh seorang dokter dari Universitas Winconsin, AS, yang berhasil membantu pasien-pasiennya menghindari amputasi. Kini ia berencana menyebarkan terapi madu tersebut. Menurut Profesor Jennifer Eddy dari Universitas School Of Medicine and Public Health, madu bisa membunuh bakteri karena sifat asamnya. Selain itu, madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotik. " Ini adalah hal yang penting dalam dunia kesehatan ", katanya. Dalam terapi madu ini, bagian yang luka baru bisa diolesi setelah kulit mati dibersihkan.

Memberi perhatian serius pada kaki dengan melakukan kontrol yang baik terhadap penyakit diabetes yang diidap disebabkan timbulnya gangguan pada kaki penderita diabetes. Gangguan itu berupa kerusakan pada syaraf dan kerusakan pembuluh darah dan infeksi yang membuat penderita diabetes mengalami mati rasa pada kakinya. Karena itu, biasanya penderita diabetes tidak menyadari terjadinya luka pada kaki karena tak langsung tampak. Terapi madu telah digunakan sebagai pengobatan alternatif di Eropa, bahkan di Selandia Baru terapi ini dipakai untuk mengobati sulit tidur. Dan dari pengalaman kami selama ini di Madu Pramuka sudah banyak konsumen yang menggunakan madu untuk terapi pengobatan luka pada penderita diabetes, dan jenis madu yang sudah terbukti ampuh untuk terapi ini adalah jenis madu dari bunga kapuk. Jika anda tertarik untuk mencoba terapi ini silahkan kunjungi counter madu kami di : " ISTANA LEBAH " Madu Pramuka Komplek Wiladatika Cibubur Jakarta Timur 13720 ( 50 m dari pintu keluar tol Cibubur dari arah Jakarta ). Phone (+6221) 8445104.

Kuman Tidak Mampu Melawan Madu



 Kuman Tidak Mampu Melawan Madu

Ini merupakan judul sebuah artikel yang dimuat di Majalah Dis lancet infect edisi bulan februari 2003, yang ditegaskan oleh Dr.Dixon tentang efektivitas madu yang sangat kuat dalam menguasai berbagai macam kuman, sehingga kuman-kuman itu tidak mampu berhadapan dengan madu. Lalu peneliti ini mengajak untuk menggunakan madu sebagai penyembuh infeksi dan luka bakar.
Berbagai penelitian ilmiah juga mengisyaratkan bahwa kandungan fisikal dan kimiawi dalam madu, seperti kadar keasaman dan pengaruh osmotic memainkan peranan yang sangat urgen untuk membunuh kuman-kuman. Di samping itu, madu memiliki inflammatory activity anti, kandungan khusus untuk melawan peradangan dan infeksi, serta membangkitkan reaksi pencegahan didalam luka atau luka bakar.
Kesimpulannya madu dapat melawan infeksi yang banyak kumannya dan membangkitkan pemulihan daging di luka, luka bakar dan luka bernanah.(Asy-Syifa'min Wahyi Khatamil-Anbiya')

Madu Pencegah Ketombe



 Madu Pencegah Ketombe

Karena madu mampu membunuh berbagai macam kuman, melawan oksodasi dan memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, maka seorang peneliti yang bernama Dr. Wailial merasa tergelitik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana pengaruh madu dalam mengobati radang kulit kepala yang berminyak dan berketombe.
Majalah Eurjmealres tahun 2001 memuat hasil penelitiannya itu. Dia telah mempelajari tiga puluh orang pasien yang terkena radang kulit berminyak akut, yang menimpa seluruh permukaan kulit kepala, wajah dan dada bagian atas. Dua puluh orang diantara mereka adalah wanita dan sepuluh orang laki-laki. Umur mereka bervariasi antara 15 hingga 60 tahun.
Madu dioleskan dan dibiarkan selama tiga jam sebelum dibasuh dan dibersihkan dengan air hangat. Setiap hari peneliti ini mengikuti setiap perkembangan dan perubahan yang terjadi, memperhatikan keluhan mereka dari gatal-gatal hingga kerontokan rambut. Uji coba dilakukan hingga selama empat p-ekan. Hasilnya sangat menggembirakan. Keluhan gatal-gatal dan kerontokan rambut pada minggu pertama menjadi hilang sama sekali dengan melakukan pengobatan selama dua minggu berikutnya.(As-Syifa' min Wahyi Khatamil-Anbiya')

Madu Mencegah Peradangan Usus Besar



Madu Mencegah Peradangan Usus Besar

Mungkinkah madu dapat melindungi dari serangan colitis atau radang usus besar yang diujicobakan terhadap tikus?
Ini merupakan pertanyaan yang dilemparkan para peneliti di Jami'ah Al-Malik Sa'ud di Saudi Arabia, ketika mereka melakukan ujicoba terhadap tikus untuk radang usus besar. Tikus-tikus itu di beri madu lewat mulut dan anus selama empat hari, juga diberi glucose dan fructose. Maka para peneliti itu dapat melihat hasilnya bahwa madu memiliki kemampuan yang prima untuk melindungi usus besar dari infeksi yang diakibatkan oleh asam cuka yang dimasukan kedalam tubuh tikus selama ujicoba.
Maka benar apa yang disabdakan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, saat ada orang yang mengadu kepada beliau bahwa saudaranya sakit perut. Maka beliau menyuruhnya meminumkan madu kepada saudaranya yang sakit perut itu.(Asy-Syifa' min Wahyi Khatamil-Anbiya')

Madu dan Kesehatan Mulut



Madu dan Kesehatan Mulut

Apakah anda punya keluhan bau mulut sehingga nggak pede bila berbicara dengan teman atau relasi bisnis anda, jangan khawatir ada cara mudah untuk mengatasi segala keluhan yang ada pada mulut anda. Prof. Amoln menulis artikel di Majalah Dentgen, edisi Desember 2001, bahwa madu memainkan peranan yang sangat penting dalam menyembuhkan keluhan bau mulut, sakit gusi dan luka di mulut serta keluhan lainnya. Hal itu terjadi karena kandungan khusus di dalam madu yang mampu melawan kuman. Karena penyakit yang terdapat pada mulut biasanya disebabkan oleh kuman-kuman yang bersarang di dalam mulut akibat pemeliharaan kesehatan sekitar mulut yang sering di abaikan. Jika anda mengalami keluhan seperti itu lakukanlah teraphy dengan menggunakan madu, agar didapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan lakukan secara teratur dan terukur dalam mengkonsumsi madu. Dan biasanya madu yang sangat cocok untuk proses penyembuhan itu adalah madu dari jenis bunga kapuk.(Taman Wisata Lebah Pramuka).